SELAMAT DATANG DI SDN 6 CICADAS MARI BERLOMBA-LOMBA DALAM KEBAIKAN

Breaking News

Sabtu, 23 Februari 2013

Cara Mengajukan NISN Baru


Banyak siswa SMP yang mengaku belum memiliki NISN. Hal ini mungkin bisa terjadi karena kurangnya sosialisasi tentang manfaat NISN bagi siswa pada saat mereka masih duduk di bangku SD. Memang prosedur pengajuan NISN baru, dilakukan oleh pihak Sekolah Dasar. Dari SD inilah nantinya NISN yang dimiliki siswa akan digunakan selama anak tersebut menjadi siswa dari jenjang SD sampai dengan SMA. Seharusnya pihak SD sudah mencantumkan NISN pada lembar ijazah atau data siswa lainnya. Sehingga pihak sekolah pada jenjang lebih atas dapat mencatat dan mempunyai data NISN tanpa meminta lagi data ke pihak SD.

Baiklah saya akan berikan cara mengajukan NISN baru (baik siswa baru maupun siswa lama yg belum dapat NISN), berikut ini langkah-langkahnya ..
1. Buka alamat http://nisn.data.kemdiknas.go.id

Di halaman tersebut terdapat 4 jenis formulir yang dapat diunduh dan untuk pengajuan NISN baru silakan download formulir A1 seperti gambar berikut ini..



Pada bagian bawah formulir, pilih download yang XLS atau dalam format Ms Excel.

2.Setelah didownload, silakan buka file XLS dan Isi data siswa pada kolom-kolom yang tersedia sesuai format yang sudah ada jangan sesekali merubah format pada excel, baik menambah atau mengurangi.
Tampilan Form A1 dalam excel seperti ini...



Isi sesuai dengan pedoman pengisian NISN.

3.Setelah selesai mengisi data siswa, kemudian simpan file XLS dengan format : Nomor NPSN-Nama sekolah contoh: 12345678-SDN Batanghari
dan Save As type file harus : Excel 97-2003 Workbook

4.Setelah file disimpan, lalu print out file excel yang berisi form A1 yang sudah diisi tersebut dengan format kertas ukuran A4, dan mintakan tanda tangan kepala sekolah.serta dicap stempel sekolah.

5.Lembar Form A1 yang sudah print dan ditandatangani oleh kepala sekolah tadi kemudian discan/dipindai dan hasil scan tadi disimpan dalam format PDF.

6. Langkah terakhir adalah mengirim data , File yang dikirim adalah file Form A1 dalam format MS Excell 97-2003 Workbook (xls) dan file pdf ( hasil scan dari file excel yang sudah ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan distempel )

7.File dikirim ke email PDSP : pdsp@kemdikbud.go.id

Untuk info Helpdesk NISN : (021) 57905777


Nah..mudah kan..itulah prosedur pengajuan NISN baru, semoga pihak sekolah yang dibantu oleh operator sekolah bisa mencobanya..karena bagaimanapun NISN penting dan harus dimiliki oleh setiap siswa.
Read more ...

Rabu, 20 Februari 2013

Mengapa Anak Jaman Sekarang Pelupa ?

Sebelum membahas hal ini kami akan menjelaskan kriteria anal yang pelupa .dalam artikel ini yang di maksud dengan pelupa dalam kegiatan belajar di sekolah.Saya juga heran mengapa bisa terjadi seperti ini.Padahal ...
Read more ...

AURAT WANITA

Mengapa sekarang terjadi pemerkosaan terhadap anak-anak,remaja atau orang dewasa ? Kadang yang mengundang kejahatan semua itu kita sendiri .kita tidak menyadari kalo pergi jalan-jalan ke Mall,belenja ke super market atau sekedar jalan-jalan naik motor juga santai-santai di rumah sebagian wanita bangga dengan memakai celana pendek dengan mempertontonkan paha mulusnya .mereka tidak menyadari di sekelilingnya banyak orang-orang yang melihata baik dalam keadaan sehat atau tidak sehat akal pikirannya .Kasus-kasus yang terjadi sekarang yang di tayangkan di media elektronik ,koran ,majalah dan radio .sudah jelas-jelas contoh-contohnya akibat dari memakai busana celana pendek di sembarang tempat . Sebagai wanita muslim kita pasti tahu semua bahwa Yang namanya AURAT WANITA yang harus di tutupin oleh pakaian adalah seluruh anggota badan .Saya juga kadang heran anak-anak jaman sekarang pintar-pintar dan cerdas -cerdas tapi Mengapa Ilmunya yang di terima di bangku sekolah atau kampus ,Mengapa ga pernah di pake dalam kehidupan sehari-hari.Kita sebagai manusia yang punya adat istiadat ketimuran mestinya jangan mencontoh Trenn fasion orang Barat.seperti gaya pakaian,celana,cara makan ,cara berbicara dll kita harus mengikuti adat istiadat dan budaya orang Indonesia . Di era Globalisasi kadang kala orang kita sebagaian besar meniru kebiasaan-kebiasan orang asing cuma hanya yang jelek-jelek .tapi banyak juga yang meniru yang baik-baiknya .Sebagai generasi muda -mudi penerus bangsa ayo kita lestarikan adat dan budaya Indonesia .karena semua itu adalah Ciri dari Jati Diri Orang Indonesia ...
Read more ...

FesYeNNNN

TAMPIL trendi saat Lebaran menjadi hal yang wajar karena setiap orang ingin tampil baik. Ragam fesyen yang terus berubah membuat kita menyesuaikan tren pakaian yang ingin dipakai. Tapi, Anda patut waspada karena di balik keindahan pakaian yang dikenakan dan tren yang diikuti, ada bahaya kesehatan yang mengancam, seperti dilansir Healthcentral. Menindik badan Tindik badan (body piercing) telah menjadi umum, tapi itu tidak berarti datang tanpa risiko. Sebuah studi pada 2002 yang dipublikasikan dalam Journal of Medicine menemukan berbagai komplikasi yang terkait dengan menusuk, terutama infeksi, impetigo, dan selulit. Beberapa piercers juga dapat memiliki jaringan parut samping dikenal sebagai keloid, meninggalkan bekas luka besar yang tidak sedap dipandang. Tato Seperti tindik, tato mempunyai risiko infeksi, serta reaksi negatif terhadap tinta. Tato juga dapat menyebabkan jaringan parut dan akan berubah sesuai penampilan dengan usia meningkat atau penambahan berat badan. Body tanning Lebih dari 30 juta orang di Amerika Serikat mengunjungi tanning salon setiap tahun, di mana hampir 70 persen merupakan perempuan kulit putih berusia antara 16 sampai 49 tahun. Ini termasuk 2,3 juta remaja. Namun, tanning risiko meningkat melanoma sebesar 75 persen jika Anda melakukan tanning sebelum usia 35. Menggunakan tanning lebih dari 10 kali setahun meningkatkan risiko melanoma dengan 800 persen. Suara headphone yang keras Headphone dapat mengeluarkan suara pada 110 desibel, setara dengan konser rock dan dua kali volume percakapan normal. NIH merekomendasikan kecilkan volume jika Anda mendengar musik masuk melalui headphone." Bahkan, hanya 15 menit sehari dengan musik keras bisa melakukan kerusakan serius pada pendengaran Anda. Berikan telinga Anda istirahat dan letakkan headphone selama 24 jam pada suatu waktu untuk memungkinkan telinga Anda kesempatan untuk pulih. Pakaian dalam ketat Bagi sebagian pria, mengenakan pakaian dalam ketat dapat menyebabkan peningkatan suhu di daerah sekitar testis yang dapat menyebabkan infertilitas. Gatal jamur yang tumbuh di sekitar daerah selangkangan, juga bisa dipicu oleh gesekan dengan pakaian basah dan berkepanjangan di selangkangan, seperti berkeringat. Infeksi saluran kemih juga telah terikat dengan mengenakan pakaian dalam ketat. Jauhkan udara dingin dan pastikan pakaian dalam Anda kering dan cukup longgar untuk mencegah komplikasi. Seperti halnya untuk pria, wanita yang mengenakan pakaian dalam ketat dapat menyebabkan saluran kemih atau infeksi lainnya. Celana dalam thong menyebabkan gesekan yang signifikan dan dapat menyebabkan lecet dan berpotensi luka yang sebenarnya. Infeksi jamur juga lebih sering terjadi pada wanita yang memakai celana thong.
Read more ...

Sabtu, 16 Februari 2013

Transparansi Dana BOS

Anak saya sudah tiga tahun bersekolah pada sebuah sekolah dasar di kawasan Sudiang, Makassar sejak tahun 2009. Selama tiga tahun menjadi orangtua murid pada sekolah tersebut, saya belum pernah melihat adanya pengumuman di papan sekolah tentang rencana dan peruntukan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Pada dua papan pengumuman yang tertempel di dinding kantor dan gedung sekolah, tak satupun menampilkan informasi perihal dana BOS, apalagi Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah (APBS) sebagai dokumen strategis sekolah. Karena tidak melibatkan partisipasi orang tua murid, maka proses penyusunan APBS terutama pengelolaan dana bersumber dari BOS tergolong tidak transparan, tidak partisipatif dan tidak akuntabel. Padahal sesuai panduan pengelolaan dana BOS dari Kementerian Pendidikan Nasional, setiap sekolah berkewajiban mengumumkan Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah (APBS). APBS (Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah) harus dapat mencerminkan seluruh kebutuhan sekolah. Besarnya anggaran yang ada harus mampu di kelola dengan baik dan transparan sehingga masyarakat ikut mengetahui penggunaan anggaran tersebut. Pihak pengelola dana BOS pada tingkat sekolah cenderung tertutup sehingga rawan penyimpangan. Dalam Juknis (Petunjuk Teknis) APBS, telah diatur aplikasi yang berkaitan dengan seluruh pendayagunaan sumber dana yang diterima sekolah, baik yang berasal dari APBN berupa BOS maupun dari APBD, termasuk jika ada sumber dana dari partisipasi masyarakat atau perusahaan. Ada beberapa kewajiban pihak sekolah kaitannya dengan pengelolaan dana BOS, seperti wajib untuk menginformasikan pada seluruh masyarakat rincian pemasukan dan pengeluaran dana yang tertuang dalam APBS sekolah dan wajib mengoptimalkan penggunaan dana yang bersumber dari APBN/APBD dalam membiayai kebutuhan sekolah. Partisipasi orangtua murid terejawantah pada partisipasi Komite Sekolah dalam perencanaan, penganggaran dan pengelolaan dana sekolah. Namun dalam prakteknya, Komite Sekolah hanya dilibatkan pada saat penandatangan laporan keuangan sekolah sebagai syarat pencairan dana setiap tiga bulan. Dalam rangka peningkatan tata kelola (governance) sekolah, maka seharusnya Komite Sekolah seharusnya diberi kewenangan dalam penetapan kebijakan strategis sekolah. Permendiknas Nomor 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah perlu mengakomodasi prinsip transparansi, akuntabilitas dan partisipasi warga sekolah dalam meningkatkan substansi pengelolaan Komite Sekolah. Sebagaimana diketahui, dana BOS dialokasikan bagi SD dan SMP sederajat melalui anggaran negara sejak tahun 2005. Namun pihak sekolah urung memberikan informasi tentang pengelolaan dana BOS, padahal menjadi kewajiban sekolah untuk mengumumkan laporan-laporan kegiatan yang dilaksanakan oleh masing-masing sekolah, terutama laporan penggunaan dana BOS. Maka tak salah bila, publik memandang terjadi banyak penyimpangan pengelolaan dana BOS secara teknis di lapangan akibat tidak transparannya pihak pengelola dana BOS pada tingkat sekolah. Sebenarnya, dokumen terkait pengelolaan Dana BOS merupakan dokumen publik yang wajib disediakan dan diumumkan oleh setiap pengelola Dana BOS, baik tingkat sekolah maupun pada tingkat dinas pendidikan. Merujuk UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik Pasal 17, maka dokumen pengelolaan dana BOS merupakan dokumen kategori tidak termasuk dalam informasi yang dikecualikan. Pasal 7 ayat (1) Undang Undang ini menyatakan bahwa Badan Publik wajib menyediakan, memberikan dan/atau menerbitkan Informasi Publik yang berada dibawah kewenangannya kepada pemohon informasi publik. Sedangkan pada pasal 1 angka 3 disebutkan bahwa Badan Publik adalah lembaga eksekutif, legislatif, yudikatif dan badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan negara, yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN dan atau APBD atau organisasi non-pemerintah sepanjang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN dan/atau APBD, sumbangan masyarakat dan/atau luar negeri. Undang Undang Nomor 28 tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari KKN, pada Pasal 3 juga mengamanatkan Asas Keterbukaan. Pada penjelasan Pasal 3 dalam UU No. 28/1999, Asas Keterbukaan atau Transparansi adalah asas yang membuka diri terhadap hak hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur dan tidak diskriminatif tentang penyelenggara an negara dengan tetap memper hatikan perlindungan atas hak asasi pribadi, golongan dan rahasia negara. Sedangkan peraturan dibawah UU seperti PP juga mengatur tentang asas transpranasi. Dalam Peraturan Pemerintah No.48 Tahun 2008 tentang Pendanaan Pendidikan telah diatur prinsip pengelolaan pendidikan pada Bab VI yang pada dasarnya meliputi (a) prinsip keadilan; (b) prinsip efisiensi; (c) prinsip transparansi dan (d) prinsip akuntabilitas publik. Peningkatan Supervisi Mulai tahun 2011, terjadi perubahan mekanisme pengelolaan dana BOS dari berbasis sekolah kepada berbasis pemerintah daerah. Sebelumnya, mekanisme dana BOS ditransfer langsung ke rekening sekolah dari pemerintah pusat, maka kini dana BOS dari pusat ditransfer melalui pemerintah daerah. Ada tiga prinsip dalam pengelolaan dana BOS yang dicanangkan Mendiknas yakni ketepatan waktu penerimaan, ketepatan jumlah yang diterima sekolah, dan ketepatan penggunaan dana. Untuk menegakkan ketiga prinsip tersebut, peran pemerintah daerah khususnya instansi teknis Dinas Pendidikan sangat besar dan menentukan. Kinerja pengelola dana BOS pada tingkat sekolah kini didalam ruang pengawasan, monitoring dan evaluasi pemerintah daerah. Pemerintah daerah berperan mendorong penerapan prinsip transparansi, partisipasi dan akuntabilitas di tingkat sekolah, bukan hanya sebatas keterkaitan dengan program dari lembaga donor. Pemerintah daerah dituntut konsisten melakukan supervisi pada tingkat sekolah. Rendahnya komitmen untuk menerapkan transparansi dana BOS diduga terkait dengan banyaknya pengeluaran yang tidak jelas (blindly spending) di tingkat sekolah, informasi realisasi anggaran dan pengadaan yang tidak berdasarkan kebutuhan. Faktor tersebut menjadi penyebab keengganan pihak sekolah mengumumkan penggunaan dana BOS yang telah dialokasikan pada sekolahnya masing-masing meski pada panduan Kemendiknas telah diwajibkan untuk mengumumkannya setiap tiga bulan. Dalam konteks peningkatan supervisi pemerintah daerah, maka fokus supervisi dapat tertuju pada pengeluaran-pengeluaran yang tidak jelas tersebut. Guna cheque and balance, pihak sekolah yang disupervisi pun perlu dibukakan mekanisme pengaduan kepada pemerintah pusat (Kemendiknas) apabila aparat pemerintah daerah melakukan penyimpangan dalam menjalankan kewenangannya. Karena pemberian kewenangan supervisi lebih besar kepada pemerintah daerah berpeluang terjadi politisasi dunia pendidikan. Apalagi pemilihan kepala daerah dilakukan secara langsung, sehingga sekolah dapat terperangkat ke dalam praktek dukung-mendukung dalam pemilukada. Selain perangkap politik praktis, dana BOS yang masuk melalui mekanisme APBD dapat mengundang perangkap lainnya yakni pihak sekolah menanggung biaya politik dan birokrasi akibat keterlibatan birokrasi dan politisi lokal dalam penyaluran dana BOS. Pengelola dana BOS pada tingkat sekolah dipaksa harus loyal pada kepentingan politisi lokal dan birokrat lokal.
Read more ...

CIRI-CIRI GURU YANG KREATIF He

Dengan menjadi kreatif guru akan dapat menunjukkan kinerja yang baik. Guru kreatif sebagai salah satu ciri guru profesional yang mampu melaksanakan tugas secara berkesinambungan kapanpun dan dimanapun. Kreatifitas merupakan sifat pribadi seorang individu yang tercermin dari kemampuannya untuk menciptakan sesuatu yang baru. Guru mempunyai peran dalam keberhasilan pendidikan. Harapan agar bisa memperbaiki kehidupan dan kesejahteraan disematkan dalam proses dan hasil pendidikan. Walau masing banyak ditemukan guru yang belum memiliki kreatifitas dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai pendidik. Setiap guru sebenarnya memiliki potensi kreatif, namun dalam derajat yang berbeda-beda. Potensi ini perlu dipupuk sejak dini agar dapat diwujudkan. Untuk itu diperlukan kekuatan-kekuatan pendorong, baik dari luar (lingkungan) maupun dari dalam individu sendiri untuk menjadi guru kreatif. Guru yang kreatif dapat dicirikan dari kemampuannya dalam melaksanakan tugas, peran dan fungsinya secara profesional. Menurut artikel yang ditulis oleh Ali Ansori, S.S, M.Pd, Widyaiswara LPMP Prov. Kep. Bangka Belitung. Ada 9 ciri yang harus diusahakan dilakukan guru agar ia termasuk guru yang kreatif, yaitu: 1) Mampu mengekspos siswa pada hal-hal yang bisa membantu mereka dalam belajar, 2) Mampu melibatkan mereka dalam segala aktivitas pembelajaran, 3) Mampu memberikan motivasi buat siswa baik secara verbal maupun non verbal, 4) Mampu mengembangkan strategi pembelajaran (penerapan pendekatan, metode, model dan tehnik) dalam proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa dan karakter materi, 5) Mampu menciptakan pembelajaran yang joyful dan meaningful, 6) Mampu berimprovisasi dalam proses pembelajaran 7) Mampu membuat dan mengembangkan media pembelajaran yang menarik dan aplikatif, 8) Mampu membuat dan mengembangkan bahan ajar yang variatif, dan 9) Mampu menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam pembelajaran. Kreatifitas akan mampu mendatangkan perubahan. Mengubah paradigma lama menuju paradigm baru dalam melakukan pembelajaran adalah sebuah tuntutan bukan tawaran. Eksistensi guru sebagai pendidik itu ada justru karena perubahan itu sendiri. Sumber: http://www.sekolahdasar.net/2012/11/ciri-ciri-guru-kreatif-yang-profesional.html#ixzz2L3kOHbFk
Read more ...

UJIAN NASIONAL TIDAK JUJUR MENYENANGKAN

Kata ‘ujian’ kemungkinan besar terdengar angker dan menakutkan bagi banyak siswa. Terlebih lagi bila ada embel-embel kata ‘nasional’ yang mengikutinya. Akibat dari ketakutan yang berlebihan ketika ujian tersebut, siswa yang dikategorikan pandai pun mungkin akan lupa mengenai materi yang sudah dikuasainya. Semua karena ujian dinilai sebagai momok yang membebani. Lain lagi dengan siswa yang diberi label kurang pandai. Siswa tipe ini lebih enjoy dalam menghadapi ujian. Mereka lebih senang berbuat curang ketika ujian daripada belajar. Motif atau alasan mengapa siswa stres atau curang ketika ujian kurang lebih sama yaitu begitu sakralnya hasil ujian. Siswa dapat tidak naik kelas ketika hasil ujiannya di bawah nilai yang sudah ditentukan. Kecurangan Siswa, Tanggung Jawab Siapa? Kecurangan siswa dalam ujian adalah tanggung jawab kita semua termasuk guru. Sebagai tenaga pengajar dan pendidik siswa di sekolah, guru memainkan peranan yang sangat penting. Seorang guru harus melakukan introspeksi diri apabila menemukan siswa berbuat curang ketika ujian. Pasalnya, boleh jadi sikap atau perilaku curang siswa tersebut diakibatkan oleh guru baik secara langsung maupun secara tidak langsung, sengajar ataupun tidak disengaja. Guru sebagai seorang pengajar sudahkah menjadi pengajar yang profesional? Sudahkah cara atau metode mengajar guru tepat atau sesuai dengan perkembangan siswa? Guru sebagai pendidik, apapun mata pelajaran yang diajarkannya, harus selalu mengingatkan kepada semua siswa akan pentingnya nilai kejujuran bagi kehidupan siswa, baik di dunia terlebih lagi di Akhirat. Pemerintah Bertanggung Jawab Terhadap Aksi Curang Siswa? Sistem penilaian yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) lebih menghargai nilai tinggi di atas kertas daripada nilai akhlak dan moral siswa. Siswa yang mau lulus di tingkat akhir satuan pendidikan diharuskan memiliki nilai minimal tertentu. Akibatnya adalah semua berlomba-lomba agar lulus dalam ujian, tidak memperdulikan lagi apakah itu semua diraih dengan jujur atau dengan cara curang. Bila kebijakan ujian nasional (UN) terus dilaksanakan tanpa ada perubahan yang mendasar, itu berarti pemerintah memiliki andil dan peran dalam aksi kecurangan dalam UN. Menciptakan Ujian Menyenangkan Ujian apapun termasuk UN seyogyanya menyenangkan bukan menakutkan seperti saat ini. Adalah tugas semua pihak yang terkait menciptakan ujian yang menyenangkan. Tugas guru (sekolah) dan pemerintah adalah bukan menjadikan anak naik atau tidak naik kelas, lulus atau tidak lulus, tetapi membuat semua siswa mengikuti ujian dengan menyenangkan tanpa ada kekhawatiran. Tentu saja ujian hanya merupakan sebagian kecil dari proses belajar mengajar. Ujian menyenangkan tidak mungkin didapatkan apabila proses belajar mengajarnya tidak menyenangkan. Sekolah harus mendukung agar semua guru mau dan mampu mengajar secara profesional dan menyenangkan. Caranya antara lain mengalokasikan dana peningkatan kualitas guru dengan mengikuti pelatihan secara berkala. Tugas pemerintah memastikan proses belajar mengajar di sekolah berjalan dengan baik dan bukannya memberikan ancaman melalui sistem ujian yang bernama UN. Sudah bukan saatnya lagi siswa diancam dengan ketidaklulusan dalam ujian. Terlebih lagi siswa diancam dengan kata ‘tidak lulus’ melalui mata pelajaran yang tidak disukai dan tidak dibutuhkannya dalam menjalani kehidupannya kelak. Oleh karena itu, hasil buruk yang didapat siswa dalam UN tidak dapat disimpulkan bahwa siswa tersebut bodoh atau malas dalam belajar. Kalau saja ada penelitian lebih lanjut, mungkin saja siswa tersebut tidak memiliki minat dan bakat terhadap mata pelajaran tersebut. UN yang dilaksanakan dengan biaya besar ternyata tidak memberikan hasil apa-apa, kecuali hanya kumpulan nilai-nilai semu di atas sehelai kertas. UN juga merusak secara perlahan dan pasti moral anak bangsa. Pasalnya, dengan ditetapkannya nilai minimal untuk lulus, maka sekolah dan siswa tidak akan segan-segan dan tanpa malu-malu lagi melakukan apa saja termasuk berbuat curang. UN yang berbiaya mahal juga gagal memetakan mutu pendidikan nasional. Dibuktikan dengan terjadinya hasil UN yang di luar dugaan. Daerah yang dulunya dianggap rendah mutu pendidikannya, tiba-tiba mendapatkan nilai rata-rata UN yang jauh melesat di atas daerah yang dulu dianggap maju kualitas pendidikannya. Pihak perguruan tinggi pun menunda untuk menggunakan hasil UN dalam sistem penerimaan mahasiswa baru. Pasalnya, masih banyaknya kecurangan yang mewarnai UN yang terjadi merata di seluruh Indonesia. Mungkinkah pelaksanaan UN yang memakan dana besar berlangsung dengan jujur dan menyenangkan? Jawabannya adalah sangat mungkin asal semua pihak mau mengusahakannya. Harus dicari tahu akar permasalahan mengapa pelaksanaan UN berlangsung curang. Sebenarnya sudah menjadi pengetahuan umum faktor utama di balik UN curang adalah ditetapkannya hasil UN sebagai penentu lulus tidaknya siswa. Jika banyak siswa yang tidak lulus, maka pihak sekolah akan dirugikan karena dianggap tidak mampu menjadikan siswa ‘pintar’ yang diindikasikan dengan tingkat kelulusan yang rendah. Reputasi semu pun dibangun dengan praktik curang agar tingkat kelulusan tinggi dan kalau memungkinkan lulus 100 persen. Pemerintah harus melihat realitas ini dengan jernih. Selama ini UN banyak memberikan dampak negatif dibandingkan dengan dampak positif. Terlebih tidak ada jaminan seorang siswa akan sukses pada kehidupannya kelak apabila ia memperoleh nilai UN yang tinggi. Boleh jadi siswa yang tidak lulus UN akan lebih sukses dalam kehidupannya kelak. Apabila tidak ada tekanan harus lulus dalam UN, maka UN yang jujur adalah suatu keniscayaan. Ditambah dengan profesionalisme guru dalam mengajar, maka UN yang jujur dan menyenangkan akan menjadi kenyataan.
Read more ...

Pengaruh Dampak Globalisasi terhadap Genre Musik Indonesia”

Pengertian Globalisasi Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa- bangsa di seluruh dunia. (Menurut Edison A. Jamli dkk.Kewarganegaraan.2005). Kemudian pengertian dari kebudayaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi system idea tau gagasan yang terdapat dalam fikiran manusia, sehingga kebudayaan itu bersifat abstrak. Perwujudan dari kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya yang berupa perilaku maupun benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola perilaku, bahasa, organisasi social, kesenian dan lain sebagainya yang berfungsi untuk menunjang kehidupan bermasyarakatnya. Jika kedua istilah tersebut digabung maka dapat dikatakan bahwa Globalisasi Kebudayaan adalah terpengaruhnya suatu kebuadayaan asli di suatu tempat oleh kebudayaan lain yang bisa dikatakan lebih besar ruang lingupnya. Dalam hal ini ita membicarakan budaya asing yaitu budaya korea yang terenal dengan istilah “K-POP”. Dalam satu dekade terakhir ini pasti Anda semua tidaklah asing dengan istilah K-POP atau Korean POP. Korean POP inilah yang saat ini baru hangat-hangatnya dibicarakan oleh khalayak umum, terutama karena ketenarannya yang sangat berpengaruh terhadap musik Indonesia itu sendiri. Hal inilah yang menyebabkan beberapa tokoh musik Indonesia berpendapat tentang hal ini. Sebagai contoh dalam buku karangan Suka Hardjana. Dalam bukunya Suka Hardjana yang berjudul Corat-coret musik kontemporer memberi istilah untuk globalisasi musik dengan bahasa satir yaitu “penjajahan selera”. Dibalik penjajahan selera ini yang diuntungkan tidak lain ialah pemilik modal itu sendiri, tentunya yang bergerak di bidang industri musik. Penjajahan selera itu juga terjadi pada bangsa kita. Salah satunya penjajahan selera musik karena dibelantika musik kita saat ini, sudah terlampau terjajah oleh selera pop, sehingga musik tradisional yang khas dan merupakan indentitas bangsa tidak begitu digemari oleh bangsanya sendiri. Baik itu musik dangdut, klasik, ataupun musik daerah dan kekhawatiran akan globalisasi musik traditional semakin besar. Dalam penulisan ini, penulis akan membahas tentang salah satu dampak globalisasi di bidang permusikan. Ketika ada pertanyaan yang terlintas, Apakah anda tahu tentang musik K-POP ?. Jika pertanyaan tersebut anda tanyakan kepada generasi muda maka sebagian besar dari mereka pasti akan menjawab “yaa..”. Dalam satu dekade terakhir ini memang Indonesia sedang hangat-hangatnya membahas tentang musik K-POP, terutama kalangan remaja itu sendiri. Musik yang sejatinya bukan berasal dari Indonesia itu sedang naik daun perkembangannya di Indonesia. Mulai dari anak-anak, remaja bahkan orang tua sekalipun. Musik K-POP Pengertian musik K-POP K-pop, kepanjangannya Korean Pop (Musik Pop Korea), adalah jenis musik populer yang berasal dari Korea Selatan. Bahkan sebuah media cetak mencatat, bahwa 20 tahun lalu, pemerintah Korea memberi beasiswa kepada artis dari berbagai seni untuk belajar di AS dan Eropa. Dari program itulah kemudian lahir artis-artis berpengalaman, yang kemudian mengaplikasikannya ke dalam bentuk karya seni di Korea. Dari sinilah salah satunya, K-Pop lahir.Sementara Wikipedia mencatat, musik pop Korea yang dipengaruhi pop Jepang sejak awal tahun 1930-an hingga tahun 1960-an, kemudian tahun 1960 masuk pengaruh musik barat terutama dari Amerika. Dan, tahun musik ini pun dibagi dalam tiga genre, yaitu oldies yang dipengaruhi musik barat dan populer di era ’60-an, lalu musik rock yang populer tahun 1970-an, dengan pionirnya Cho Yong-pil. Sedangkan genre lainnya yang juga sangat digemari adalah musik trot yang sangat dipengaruhi gaya musik enka dari Jepang. Itulah sedikit sejrah tentang muik K-POP yang sekarang sedang booming tersebut. Pengaruh K-POP Perkembangan musik K-POP ke dunia In ternasional jelas sangat berpengaruh terhadap segala aspek permusikannya. Mulai dari jenis musiknya, packaging nya, gaya dance membawakannya dan masih banyak lagi. Demam K-Pop sepertinya mampu membuat banyak remaja Indonesia Ingin sekali bisa mengenal artis Korea idolanya lebih dekat lagi. Tak heran jika di Indonesia sendiri kita menemukan para K-Popers gemar meniru apapun yang sudah menjadi trand mark artis- artis Korea. Entah itu soal gaya bernyanyi, dance, hingga fashion yang mereka bawakan. Hingga banyak tabloid remaja yang mengulas soal profil mereka. Uniknya lagi para penggemar K-Pop pun kerap meniru gaya nge dance dan bernyanyi boyband dan girls band asal Korea tersebut. Hal ini jelas menunjukkan bahwa perkembangan musik K-POP ke Indonesia pada khususnya sangat mempengaruhi selera musik bangsa kita sendiri. Penyebab K-POP sangat berpengaruh di Indonesia dibandingkan musik asli Indonesia. Banyak alasan mengapa perkembangan K-POP begitu pesat di negara ini. Berikut adalah sejumlah alasan yang membuat remaja dunia khususnya Indonesia menyukai K-Pop: 1. Musik Korea menawarkan aliran musik yang baru. Selain itu setiap beberapa bulan, perusahaan yang menangani boy band mengubah konsep bermusik dalam setiap album baru yang akan dikeluarkan. 2. Musik yang telah diusung boy/girl band Korea di awal pengenalannya, juga bisa diubah tiba-tiba. Musik K-pop cenderung berani mengubah jenis musik pada debut album berikutnya tanpa banyak melewati hal yang rumit. Intinya banyak terjadi hal-hal baru yang bisa membuat kita penasaran. 3. Tidak seperti lirik lagu yang ditawarkan dari industri musik Barat yang banyak menceritakan mengenai seks dan gaya hidup kebarat-baratan, lirik lagu dalam musik k-pop masih cenderung sopan dan masih berisi mengenai janji dan kesetiaan, juga hal-hal yang berbau persahabatan. 4. Dari segi make-up atau dandanan, tampilan wajah orang Asia yang umumnya bermata sipit, bisa ditampilkan dengan imaje/mata besar menjadi hal baru yang menyenangkan untuk dilihat. 5. Di bidang fesyen atau gaya berpakaian, gaya berpakaian penyanyi Korea Selatan ini menawarkan gaya berpakaian yang unik. Unik yang dimaksutkan adalah unik yang dapat diterima oleh kebudayaan Indonesia sendiri. 6. Musik k-pop juga umumnya menampilkan tarian yang rapih dan inovatif yang bisa diikuti. Sehingga tidak sedikit dari boy/girlband memiliki kekhasan tarian masing-masing. 7. Tidak hanya mengandalkan tampang ganteng dan cantik, artis-artis k-pop umumnya melewati waktu yang panjang, yang memang telah dipersiapkan sejak muda untuk menerima kesuksesannya saat ini. 8. Karena memang dipilih untuk dipersiapkan jadi bintang, tidak heran penyanyi maupun bintang k-pop dibekali dengan berbagai macam keterampilan yang bisa mendukung karir masa depannya. Tidak heran mereka menjadi arti dengan banyak bakat. 9. Selebihnya, tampilan wajah yang cantik dan ganteng bak manekin juga tidak terlepas dari kontribusi besar, yang menyebabkan k-pop sangat disukai. Terlepas dari hasil operasi plastik yang banyak dilekatkan dengan orang terkenal di Korea Selatan. Begitu banyak alasan yang mendukung mengapa musik K-POP itu sendiri dapat dengan mudah masuk dan berkembang di Indonesia. Hal ini dikarenakan pengemasan genre musik itu sendiri yang sangat modern dan inovatif. Jika kita bandingkan dengan musik asli Indonesia maka kita akan melihat rentang kualitas yang sangat signifikan, dimana musik asli Indonesia seperti musik keroncong, campursari dan lain-lainnya sangat jarang terjadi pembaharuan. Hal inilah yang membuat musik Indonesia semakin minim penggemar. Dampak Positif dan negatif dari K-POP Dalam perkembangan musik K-POP ini sendiri banyak terdapat dampak-dampak yang membuat bangsa ini menjadi lebih maju, namun ada juga dampak yang membuat bangsa ini menjadi miskin budaya asli atau dnegan kata lain melupakan budayanya sendiri. Berikut ini adalah dampak-dampak dari perkembangan musik K-POP untuk bangsa Indonesia : Dampak positif masuknya musik K-POP ke Indonesia : 1. Kecintaan masyarakat pada musik semakin tinggi. Sangat jelas pernyataan diatas bahwa dengan adanya variasi musik baru di Indonesia maka akan menambah banyak genre musik di negara ini, dalam hal ini tentunya selera masyarakat sangat dimanjakan dengan keberadaan K-POP ini 2. Bakat-bakat yang selama ini terpendam dapat dikembangkan atau diekspresikan. Maksutnya perkembangan dalam hal kreatifitas dan musik modern. Dengan adanya KPOP ini para remaja bisa belajar seni tentang KPOP, mulai dari dance, olah vokal, genre musiknya dan lain sebagainya. 3. Mempererat hubungan antara Indonesia dan Korea. Dalam hubungan bilateral antar negara antara Indoonesia dengan Korea Selatan sendiri tentunya secara tidak langsung akan semakin erat, karena disinilah hubungan timbal balik itu akan terjadi. Disatu sisi Korsel dapat meningkatkan ekonomi mereka dengan menerima royalti dari penjualan album dan sebagainya, sedangkan disisi yang lain Indonesia sebagai konsumen dapat terpuaskan oleh hiburakn musik tersebut. 4. Banyak remaja yang tertarik untuk mempelajari budaya dan bahasa Korea. Penjelasan untuk pernyataan ini adalah berhubungan dengan ilmu pengetahuan itu sendiri. Dengan adanya minat yang luar biasa hebatnya di Indonesia, mendorong sebagian penikmat musik KPOP tersebut untuk mempelajari segala hal yang berhubungan dengan KPOP dan negara asalnya. Dalam hal ini maka pengetahuan yang dimilikinya tentang negara lain pun juga akan ikut berkembang. 5. Mempermodern jenis musik di Indonesia Dampak negatif masuknya K-POP ke Indonesia : 1. Mengurangi rasa cinta terhadap musik Indonesia seperti melayu dan dangdut. 2. Musik asli Indonesia lama kelamaan akan hilang. Dengan adanya KPOP ini akan berpengaruh pula terhadap permusikan di Indonesia. Penimat musik lama-lama aan berubah halauan. 3. Membuat pergeseran budaya lokal. 4. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia, karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya KPOP yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. 5. Tercampurnya kebudayaan dalam negeri dengan kebudayaan luar, khususnya permusikan itu sendiri. Sebab musik Indonesia yang semakin lama tenggelam Banyak penyebab yang menyebabkan musik Indonesia semakin lama menghilang seakan ditelan oleh zaman. Berikut ini adalah penyebabnya : • Media lokal lebih banyak menayangkan budaya global yang lebih modern dan lebih menarik tanpa memperdulikan budaya lokal. • Tidak ada pembaharuan pada budaya lokal seperti pengemasan dalam pentas, sehingga banyak masyarakat yang bosan dengan budayanya sendiri. • Media hanya memperhitungkan bisnis semata demi mendapatkan untung yang besar tanpa melihat faktor budaya tulent • Tidak ada kebijakan pemerintah terhadap media baik elektronik maupun non elektronik berkaitan dengan penayangan budaya lokal itu sendiri Kesimpulan Dari uraian dan penjelasan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa terbukti dengan datangnya era globalisasi ketahanan budaya Indonesia kewalahan dari serangan asing yang berdampak Indonesia semakin terbuka sebagai pasar industri musik bagi negara lain. Hal ini membuat Indonesia lambat laun menjadi bangsa yang miskin dengan daya cipta. Dampak globalisasi kenyataannya sangat berpengaruh terhadap perilaku dan budaya masyarakat Indonesia dimana fenomena pengglobalan dunia harus disikapi dengan arif dan positif thinking karena globalisasi dan modernisasi sangat diperlukan dan bermanfaat bagi kemajuan. Namun kita tidak boleh lengah dan terlena, karena era keterbukaan dan kebebasan itu juga menimbulkan pengaruh negatif yang akan merusak budaya bangsa. Menolak globalisasi bukanlah pilihan tepat, karena itu berarti menghambat kemajuan ilmu pengetahwan dan teknologi. Akan tetapi perlu kecerdasan dalam menyaring efek globalisasi. Akses kemajuan tehnologi informatka dan komunikasi dapat dimanfaatkan sebagai pelestari dan pengembang nilai-nilai budaya lokal. SOLUSI Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka perlu dilakuakn tindakan-tindakan seperti : # Melakukan pembaharuan musik lokal sepaya lebih menarik. Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang tidak akan puas. Manusia selalu ingin hal yang baru karena manusia memiliki sifat bosan akan hal yang sudah lama menjadi kebiasaan. Hal inilah yang mendorong agar dibuat pembaharuan. Yang dimasut melakuan pembaharuan dalam bidang ini adalah secara pengemasannya. Packaging dari suatu kesenian itu juga berpengaruh besar terhadap minat pasaran. Seperti tata lampu yang dibuat modern, model panggung dan masih banyak lagi. # Dibuat kebijakan pemerintah tentang penayangan media yang berkaitan dengan budaya musik lokal. Pembuatan kebijakan ini ditujukan agar musik asli indonesia tetap dikenal oleh masyarakat, sehingga tidak gampang luntur # Melakukan kombinasi dengan kebudayaan lain tanpa harus menghilangkan ciri khas dari budaya itu sendiri. Yang dimaksutkan disini adalah melakukan kombinasi alat musiknya mungkin, atau dapat juga dilaukan dengan sedikit nuansa dance dan sebagainya supaya lebih modern dan digemari banyak orang.
Read more ...

Meruginya Bangsa dan Negaraku Akibat Berkiblat Budaya Barat

Kebudayaan barat kian menjamur di tubuh bangsa Indonesia. Lebih spesifik lagi, pada dasarnya dapat di saksikan bahwa korban sesungguhnya adalah generasi muda bangsa Indonesia. Secara langsung ataupun tidak, dapat disadari bahwa saat ini kebudayaan Indonesia tengah bertransformasi dan bergejolak untuk berkiblat terhadap budaya barat. Hal ini secara ilmiah bisa dibuktikan dengan tingkah laku, cara berpakaian, tata cara pergaulan, dan kebiasaan yang semakin merosot dan amoral dikalangan pemudanya. Pergaulan pemuda semakin bersifat bebas. Hal tersebut adalah dampak dari pengaruh budaya barat. Tata cara berpakaian semakin lama semakin melewati batas kewajaran, dan kebiasaan pantang terhadap aturan dan norma semakin menjadi-jadi. Akibatnya free sex dan narkoba menjalar ke mana-mana. Tidak semua pengidap HIV diakibatkan oleh freesex dan narkoba, namun pengidap HIV yang dikarenakan oleh hubungan free sex dan jarum suntik narkoba semakin meningkat. Ambil lah contoh di Depok, yang mengalami peningkatan 10 persen setiap tahun sejak tahun 2008. Hal tersebut dinyatakan oleh Irwansyah staf LSM yayasan Stigma wilayah Depok. Hal tersebut tak hanya terjadi di wilayah Depok saja. Hal serupa terjadi di berbagai wilayah terutama kota-kota besar yang rata-rata pemudanya bergaya hidup ala kebarat-baratan. Tentu pemerintah berupaya untuk mengendalikan musibah seperti ini. APBN pun tak segan-segan di keluarkan untuk mengatasi masalah ini. Mentri Kesehatan menegaskan pembiayaan Pengendalian HIV-AIDS melalui APBN terus meningkat dari tahun ke tahun. Demikian pula pembiayaan untuk mengadakan obat ARV yang terus mengalami peningkatan. Pada tahun 2007 pengadaan obat tersebut mencapai angka sebesar Rp 17.9 M, pada tahun 2008 meningkat menjadi Rp 49.8 M, tahun 2009 Rp 43.2 M, tahun 2010 mengalami peningkatan tajam menjadi Rp 84.2 M dan pada tahun 2011 sendiri sebesar Rp 85.9 M. Sungguh angka pengeluaran yang fantastis. Secara logika hal tersebut akan terus terjadi selama perilaku negatif seperti free sex dan narkoba tak dapat diatasi maupun dibendung. Dari manakah akar perilaku tersebut? Sudah jelas bahwa perilaku tersebut berasal dari pengaruh Budaya Barat yang selama ini menjadi virus bagi generasi muda. Pengeluaran negara akan terus bertambah jika hal seperti ini dibiarkan membudaya. Jika saja penyakit seperti ini dapat ditekan jumlah penderitanya, pasti pengeluaran negara pun juga akan berkurang, dan pengeluaran itu dapat dimanfaatkan untuk hal lain seperti pengentasan kemiskinan, pengentasan gelandang dan pengemis, untuk masyarakat fakir miskin, dan problematika bangsa yang sejenis itu tentunya. Bagaimana hutang Negara ini akan lunas jika pemuda bangsa ini terus diracuni dengan pemikiran budaya barat. Pada awalnya penyebabnya adalah budaya barat, dan pada akhirnya berujung pada pengeluaran Negara. Selama kebudayaan barat menguasai generasi muda, selama itu juga pengeluaran Negara akan terus mengalir menjadi tak terkendali. Sebagai bangsa yang beradab, sudah barang tentu seharusnya bisa membedakan mana kebudayaan yang baik dan manakah kebudayaan yang buruk tentunya. Sudah barang tentu juga bahwa sebagai bangsa yang beradab, haruslah bisa membedakan mana yang sesuai dengan norma positif ataupun yang tidak sesuai dengan norma positif. Jangan sampai masalah racun peradaban menjadi penyebab hancurnya Negara.
Read more ...

Kamis, 14 Februari 2013

Info p2tkdikdas.he

• Pertanyaan: "Kenapa Data "Total JJM Sesuai" saya tidak sama dengan yang diinput via Dapodik ??" Jawaban: Berikut penjelasannya: (1) Data yg kami ambil menggunakan data input semester 1 tahun 2012 (2) Data JJM ada 3 jenis JJM (inputan sekolah), JJM KTSP (JJM terinput dgn batasan maksimal KTSP), dan JJM Sesuai/Linier (JJM yg dibatasi KTSP, yang sesuai dengan sertifikasinya) 3) Contoh perhitungan: Jika seorang Guru mengajar pelajaran Guru Kelas SD (kelas 1) diinput mengajar 30 jam, menurut KTSP 26 jam. Maka JJMnya dianggap 26 jam, jika sertifikasinya Guru SD. Jika belum sertifikasi atau sertifikasinya selain Guru Kelas SD, maka JJM liniernya dianggap 0. • Pertanyaan: "Tolong update data saya, berikut filenya (word/excel/backup aplikasi dapodik)." Jawaban: Mohon update data anda langsung melalui Aplikasi Dapodik. Hubungi Kepala Sekolah/ Operator Dapodik / KK Datadik Kab/Kota anda. Jika data telah dikirim, tunggu beberapa waktu sampai proses transfer data selesai. Jika pengiriman data dari aplikasi dapodik berhasil, data di web akan berubah dalam beberapa waktu sebagaimana telah terjadi pada guru2 lainnya. Akan percuma jika kami update data anda di sistem kami karena nanti akan tertimpa lagi oleh data dari dapodik. • Pertanyaan: "Saya sudah input data kode sertifikasi, mengapa masih invalid di nomer 17 ?" Jawaban: Sesuai kebijakan, data sertifikasi kami ambil dari basis data Sertifikasi dari BPSDMP & PMP. Namun kode NUPTK anda belum tercantum di basis data Sertifikasi yang ada pada kami (Dit.P2TK Dikdas). Kami akan mencoba mengupdate data, di saat yang sama Bapak/Ibu pun dapat menanyakan kepada yang bersangkutan. • Pertanyaan: "Saya tidak bisa login katanya salah password" Jawaban: Isi password dengan format YYYYMMDD, contoh: jika tgl lahir anda 12 April 1963 passwordnya: 19630312. Jika masih salah, berarti data tgl lahir anda salah input di dapodik ada yang terbalik misal tgl diatas menjadi 19631203 atau masih kosong dsb. Silakan cek ke operator dapodik bapak/ibu. • Pertanyaan: "Saya tidak bisa login katanya NUPTK tidak ditemukan" Jawaban: Data dgn NUPTK tsb belum kemungkinan masuk database, atau salah input. Mohon update data anda melalui Aplikasi Dapodik. Hubungi kepala sekolah/ operator aplikasi dapodik / KK Datadik Kab/Kota anda. Jika data telah dikirim, tunggu beberapa waktu sampai proses transfer data selesai. Jika pengiriman data dari aplikasi dapodik berhasil, data anda akan dapat login dengan sendirinya. • Pertanyaan: "Jumlah Jam mengajar saya kosong terus/salah" Jawaban: Data mengajar ada di modul rombel di Aplikasi Pendataan. Mohon update data tsb. Khusus untuk kepala sekolah, diambil data jam tugas tambahan dari jabatan PTK di kolom jabatan. Untuk jabatan lainnya sementara ini kami ambil dari daftar PTK Terdaftar, yang muncul pada saat penambahan PTK di kolom tugas ptk. • Pertanyaan: "Saya sudah update data via dapodik tapi belum masuk2 di cek guru" Jawaban: Ada beberapa server & proses yang dilalui oleh data sebelum masuk database PTK. Jika data telah dikirim, mohon tunggu beberapa waktu sampai proses transfer data selesai. Jika pengiriman data dari aplikasi dapodik berhasil, data di web akan berubah dalam beberapa waktu sebagaimana telah terjadi pada guru2 lainnya. • Pertanyaan: "Masa kerja saya masih salah, sehingga gaji pokok juga salah" Jawaban: Karena keterbatasan formulir Dapodik, data SK berkala dan data MKG tidak bisa kami dapatkan sehingga kami menghitung dari TMT Pengangkatan dan/atau TMT PNS. Tentu saja ini belum memperhitungkan faktor honorer/CPNS dll ataupun sistim perhitungan masa kerja segaris. Ke depan kami akan bekerjasama dengan BKN sehingga dapat diperoleh data yang paling akurat.
Read more ...
Designed By